Home
Up
AMS Architecture
GSM Overview

 

AMS System Specification

            Narenda Wicaksono

            Juli 2005

 

1         Pendahuluan

1.1      Fungsi

Fungsi dari dokumen ini adalah untuk mendefinisikan spesifikasi global dari sistem Audicted Message Services (AMS). AMS adalah suatu sistem Client-Server yang memberikan layanan messaging dari GSM Mobile System dengan memanfaatkan layanan GPRS.

1.2      Cakupan

Sistem yang diidentifikasikan dalam dokumen ini adalah sistem yang berjalan disisi client (di GSM Mobile System) dan sistem yang berjalan disisi server.

1.3      Asumsi

GSM Mobile System harus memiliki fitur WAP ready dan dapat di-install dengan aplikasi yang berbasis Java. Operator harus bisa memberikan layanan GPRS. Server harus terkoneksi dengan dua macam Network, yaitu Voice Network dan Data Network.

1.4      Simplifikasi

Sistem terbagi menjadi dua bagian utama, yaitu Client dan Server.

1.5      Limitasi

Hanya GSM Mobile System yang memiliki Java Virtual Machine (JVM) dan dapat mengakses GPRS yang dapat menggunakan sistem AMS ini.

1.6      Batasan

AMS hanya dapat dimanfaatkan untuk teknologi GSM generasi 2.75 G ke atas.

1.7      Preferensi

GSM Companion Standard DCS 1800

1.8      Daftar Istilah

1.8.1      Istilah dalam teknologi GSM

o       GSM    : Global System for Mobile

o       GPRS : General Packet Radio Services

o       BTS     : Base Transceiver Station

o       BSC     : Base Station Controller

o       MSC    : Mobile Switching Center

o       VLR     : Visitor Location Register

o       HLR     : Home Location Register

o       STP     : Signalling Transfer Point

o       IP         : Internet Protocol

o       ISDN   : Integrated Services Digital Network

o       GGSN : Gateway GPRS Support Node

o       SGSN  : Serving GPRS Support Node

o       LA       : Location Area

o       RA       : Routing Area

o       SS7      : Signalling System 7

o       WAP   : Wireless Application Protocol

o       WML   : Wireless Markup Language

o       JVM    : Java Virtual Machine

1.8.2      Istilah dalam sistem AMS

o       AMS    : Audicted Message Services

o       CIR      : Costumer Identification Register

o       ASA    : AMS Server Application

o       TPS     : Trigger Phone System

 

2         Sistem dan Arsitektur GSM

2.1      Sistem GSM

Mobile System terhubung dengan GSM Network yang kemudian akan menghubungkan Mobile System tersebut dengan World Network. World Network dapat terdiri dari Voice (ISDN) Network atau Data Network.

Gambar Global System for Mobile

2.2      Arsitektur GSM

Jaringan inti dari GSM terdiri dari beberapa node. Node yang paling penting adalah BTS dan BSC yang saling berkolaborasi untuk men-support MSC. MSC bertanggung jawab untuk meneruskan telepon dan melacak pengguna mobile (user). Sedangkan VLR menyimpan informasi aktual dari user yang sedang dilayani oleh MSC dan HLR menyimpan informasi terbaru dari user, misalnya lokasi aktual dari user.

Lalu lintas suara dikirimkan melalui ISDN tradisional yang berbasis kepada jaringan GSM, sementara lalu lintas data ditransportasikan melalui jaringan backbone berbasis IP yang terpisah (GPRS). Dua tipe dari node GPRS adalah SGSN dan GGSN. GGSN bertanggung jawab terhadap koneksi untuk packet oriented network sekaligus melakukan routing untuk mengirimkan packet hasil ke SGSN yang melakukan request. SGSN memiliki tanggung jawab yang mirip dengan MSC, yaitu mendukung mobilitas dari user dan mengatur akses dari user ke sumber radio. Jaringan GPRS hanya terkoneksi dengan jaringan GSM dari BSC.

Gambar Arsitektur Global System for Mobile

Mekanisme seperti mengakses informasi yang tersimpan di HLR atau VLR dimanfaatkan dalam GPRS untuk mengantisipasi mobilitas dari user. Jaringan GPRS juga menggunakan jaringan SS7. RA dalam GPRS dapat melayani satu atau lebih cell radio. Semua RA adalah subset dari satu LA dan dilayani oleh satu SGSN.

3         Sistem dan Arsitektur AMS

3.1      Sistem AMS

Mobile System yang telah ter-install dengan AMS Client Application terhubung dengan GSM Network yang kemudian akan terhubung dengan World Network. Sebuah AMS Server akan melayani Mobile System melalui World Network.

 

Gambar Sistem Audicted Message Service

3.2      Sistem AMS Client

User akan berinteraksi dengan AMS Application melalui sebuah Mobile System yang terhubung dengan Network.

 

Gambar Sistem AMS Client

3.3      Arsitektur AMS Client

AMS Idle Application bertugas jika ada call yang masuk (Incoming Call Event). Bila phone number dari call yang masuk terdapat dalam AMS Trigger List, maka AMS Application akan aktif dan langsung melakukan koneksi dengan ASA melalui layanan GPRS dan protokol WAP, jika tidak maka incoming call akan diserahkan kepada GSM Phone Operating System. AMS Application juga bertanggung jawab jika user akan mengirimkan pesan AMS. Sedangkan AMS Interface Application bertanggung jawab untuk komunikasi antarmuka dengan user.

 

Gambar Arsitektur AMS Client

3.4      Sistem AMS Server

Sistem AMS Server terhubung dengan Voice Network dan Data Network.

 

Gambar Sistem AMS Server

3.5      Arsitektur AMS Server

AMS Server System memanfaatkan dua macam jaringan , yaitu Voice Network dan Data Network. Pesan yang masuk akan dikirimkan oleh Mobile System melalui Data Network (GPRS). Pesan AMS yang masuk akan diproses oleh ASA dengan memanfaatkan data-data dari user yang tersimpan dalam CIR.  ASA akan meminta TPS untuk mentrigger Mobile System yang mendapatkan pesan AMS tersebut supaya melakukan koneksi kepada ASA. Kali ini TPS memanfaatkan Voice Network.

 

Gambar Arsitektur AMS Server

 

4         Struktur Sistem Aplikasi

4.1      Aplikasi Client

Struktur sistem aplikasi pada client terdiri dari lima layer seperti terlihat dalam gambar berikut ini. Pada lapisan layer kedua terdapat beberapa sublayer yang saling terintegrasi. Plug-ins berguna untuk mengintegrasikan aplikasi yang dibuat dengan JVM. WAP Interpreter berfungsi untuk menginterpretasikan WML yang dipakai dalam berkomunikasi dengan ASA.

 

User Interaction Module

Plug-ins

WAP Interpreter

Java

Simple Window Manager

Network Communication

Real-time Operating System

 

4.2      Aplikasi Server

Struktur sistem aplikasi pada server terdiri dari enam layer seperti yang terlihat dalam gambar berikut ini. Sama seperti struktur aplikasi pada client, layer kedua terdiri dari beberapa sublayer. Phone Controller berfungsi untuk mengkontrol TPS. WAP Gateway berfungsi untuk menjadi gerbang komunikasi antara server dengan Mobile System. MySQL berfungsi untuk mengelola CIR.

 

User Interaction Module

Plug-ins

Phone Controller

WAP Gateway

Java

MySQL

Syncronize Manager

Phone Manager

Window Manager

DB Manager

Network Communication

Port Communication

Multithreading System

Real-time Operating System

        

 

Synchronize Manager berfungsi menjadi handler untuk event yang tidak dikelola oleh Phone Manager, Window Manager atau DB Manager. Layer tambahan adalah Multithreading System yang berfungsi untuk mengelola multitasking job.