My Imagine Cup Experience
Our team consists of three informatics-engineering students and a medical student. This mixture of educational background was forced by this year’s imagine cup theme, health issue, which informatics-engineering students were quite unfamiliar with. The collaboration however, results a very interesting idea, by of course a comprehensive approach from both, medical point of view as well as software engineering point of view. The team member that came from medical background is responsible to define the software requirements, while the rest of the team is responsible for the implementation of the software. All this, with a little spice of hard work, results Sigap

Things that inspires us in building our software are:
a. the fact that heart disease is the world’s leading cause of death
b. the fact the almost everybody in the world likes music
c. The fact that many people, including ourselves like to exercise to keep our body fit.
According to the Center of Disease Control (CDC) and WHO, heart disease is the leading cause of death in many countries. Physicians today recommend aerobic exercise because it can decrease 59% the risk factors of heart disease. In order to get the maximum result out of our exercise, we have to maintain our heart rate at its optimum rate. This is the part where music comes to mind. The fact that music can influence people’s heart rate leads us to the making of Sigap!

Watch The Video View Presentation Our Team Brochure

 
My Graduation
 

SENANG, tapi dilubuk hati yang lain, juga ada rasa SEDIH. Agak bingung mendeskripsikan perasaan yang berkecamuk di hati ketika hari wisuda tiba. Senang, karena akhirnya kerja keras selama kuliah 4.5 tahun di ITB terbayar sudah. Namun dilain pihak, ada rasa sedih yang cukup mendalam karena harus meninggalkan almamater yang sangat saya cintai. Harus meninggalkan teman-teman di himpunan yang telah memberikan pengalaman berorganisasi yang luar biasa. Harus meninggalkan dosen-dosen yang memiliki dedikasi yang cukup luar biasa tanpa pamrih. Harus meninggalkan segenap pegawai Informatika ITB yang selalu ceria dan siap sedia melayani mahasiswa. Harus meninggalkan Lab yang sejuk dan nyaman. Dan yang paling gawat adalah harus meninggalkan akses internet gratis yang luar biasa cepat dan manstap, halah. Namun inilah perjalanan hidup yang harus dihadapi oleh setiap insan akademis. Setelah lulus, kemudian kerja. Ada terbesit sebuah keinginan untuk mengabdikan diri pada almamater, menjadi bagian dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, dan menjadi bagian dari pembangunan bangsa.

Jumat malam, rekan-rekan HMIF mengadakan acara syukuran wisuda. Tema pada syukuran wisuda kali ini adalah "SuperStar". Tidak menyangka ternyata tema tersebut merupakan bentuk apresiasi rekan-rekan HMIF terhadap diri saya. Pada kesempatan tersebut akhirnya saya menyampaikan pesan-pesan saya kepada rekan-rekan HMIF. Pesan saya yang utama adalah: "Berusahalah yang terbaik dalam setiap role yang Anda jalankan dalam kehidupan sebagai apapun Anda dan jangan pernah membatasi potensi yang Anda miliki". Itulah kiat yang selalu saya jalani dalam berbagai kesempatan sebagai seorang mahasiswa, Ketua HMIF, Microsoft Student Ambassador, dan sebagai Khalifah. Terima kasih rekan-rekan HMIF atas segala yang telah kalian berikan. Sungguh sangat berkesan dan luar biasa.

View Pictures

Auren SMS Messaging
 

It’s meant for efficiently sending message that won’t eat out your credit or spamming your recipient. I’m still doing some tests to this application and hopefully it can be released soon. I also combine old fashioned push button style for writing messages because this is the best way to write messages while you’re in a bumpy road. The source code is not provided yet. But if you need it for academic purposes, feel free to ask me!

Learn More

 
Windows Server 2008 WebCast!
 
About Me
 
World Finalist of Imagine Cup Software Design 2006.
Winner of National Innovation Competition (LCEN) 2006.
Microsoft Most Valuable Professional
Former President of ITB's Informatics Students Union
Contact Me